Apa Arti Filosofi Jenis Batik Solo Motif Sido Mulyo? Temukan Informasinya Disini

Fashion

Dalam dunia fashion tentu batik Solo menjadi salah satu hal yang paling sering dicari, khususnya yang berkaitan dengan budaya Jawa. Tidak hanya itu batik menjadi salah satu warisan dunia yang telah diresmikan oleh UNESCO. Namun terdapat salah satu jenis batik motif Sidomulyo. Apakah filosofi yang terdapat di dalam jenis motif batik ini? Tahukah Anda sejarah yang terdapat di dalamnya? Pada artikel kali ini akan mengulas tentang filosofi dan kisah dari adanya batik Sidomulyo.

Dalam kisahnya model pada jenis ini berasal dari kerajaan Mataram atau Kartosuro yang Dasar atau latarnya digantikan dengan isen-isen pakubuwono IV. Jenis batik Sidomulyo merupakan salah satu jenis batik yang sering digunakan di Keraton Solo. Jika dilihat dari sejarahnya Solo berasal dari bahasa Sansekerta atau Jawa yang memiliki arti terus menerus. Sedangkan Mulyo merupakan bahasa Jawa dengan arti mulia. Jika diJelaskan maka motif batik jenis ini merupakan salah satu pakaian yang akan memuliakan penggunanya.

Tidak hanya itu di zaman sekarang model batik jenis ini juga sering digunakan oleh anak muda terutama di daerah Jawa. Dalam kaitan lainnya model jenis ini sering menjadi yang paling favorit untuk membuat kebaya. Tentu anda sering menjumpai Ibu Presiden Republik Indonesia saat ini Iriana Joko Widodo sering kali menggunakan batik jenis Sidomulyo tersebut. Tidak hanya itu Presiden Republik Indonesia yang berasal dari Surakarta tersebut juga sering digunakan oleh Joko Widodo. Tidak bisa dipungkiri memang faktor kedekatan daerah melekat pada jenis batik model ini.

Jika anda melihat pada pernikahan putri Joko Widodo Kahiyang Putri, jenis modal yang digunakan ialah motif Sidomulyo tersebut. Di bidang industri sendiri jenis pada model ini menjadi salah satu yang paling sering diekspor ke luar negeri. Itulah beberapa arti filosofi pada motif batik Solo Sidomulyo. Semoga informasi tersebut bisa menambah wawasan Anda terkait dalam arti sejarah pada kebudayaan Indonesia. Jangan ragu untuk menggunakan produk khas Indonesia karena telah diakui oleh UNESCO.

Read More