Jangan Panik, Ini Cara Mengobati Hernia umbilikalis

Kesehatan

Tidak asing bagi kita semua kalau menemui seorang bayi yang memiliki benjolan di area pusarnya saat berusia di bawah dua tahun. Selama ini masyarakat menganggap normal, tapi ternyata kelainan itu patut diwaspadai loh. Memang benjolan itu seperti tidak perlu dikhawatirkan. Hal itu dikarenakan kelainan itu tidak menimbulkan rasa sakit dan dianggap sebagai fase normal yang dialami sebagian bayi. Padahal yang namanya kelainan harus tetap diwaspadai. Dalam ilmu medis, benjolan itu disebut sebagai hernia umbilikalis. Hernia umbilikalis adalah kelainan berupa benjolan yang ada di pusar bayi di bawah usia dua tahun. Meskipun begitu namun juga ada orang dewasa yang mengalami ini.

kelainan ini biasa disebut sebagai pusar bodong, kondisi di mana lapisan dinding perut tidak melekat dengan sepenuhnya. sehingga tampak tonjolan di perut. Pada bayi biasanya benjolan akan hilang dengan sendirinya seiring dengan perkembangan tubuh, terutama saat berada di atas usia dua tahun. Namun jika itu berlanjut sampai anak tumbuh besar, atau seseorang yang baru mengalami hernia umbilikalis saat berada pada usia dewasa, maka hal itu harus segera mendapatkan penanganan yang tepat. Namun kamu tak perlu panik, ada beberapa opsi pengobatan yang dapat kamu tempuh untuk menghilangkan tonjolan pada pusar. Berikut akan diulas lebih mendalam untuk kamu. Mari menyimak. 

Image result for perut

Kumparan.com

1. Pahami Gejala Penyakitnya

Hernia umbilikalis adalah penyakit yang berbahaya jika dianggap sepele. Dikutip dari alodokter.com, penderita penyakit ini ditandai dengan adanya tonjolan di pusar. pada bayi, mudah diidentifikasi saat bayi tertawa atau menangis. berbeda jika bayi sedang diam maupun berbaring tonjolan sulit terdeteksi. umumnya hernia umbilikalis tidak terasa sakit. namun berbeda kalau yang mengalaminya orang dewasa. tonjolan akan membuat nyeri dan terasa sakit. Penyebab terjadinya hernia umbilikalis adalah bekas lubang tali pusar bayi di dalam perut gagal ditutup oleh otot perut. sehingga membuat hernia keluar dan membuat tonjolan timbul.

2. Pengobatan Yang Tepat

Dalam beberapa kasus, penyakit ini tidak perlu diobati karena biasanya sembuh dengan sendirinya. Umumnya terjadi pada anak-anak di bawah usia dua tahun. Namun bukan berarti bayi yang mengalami hernia umbilikalis di bawah dua tahun tidak perlu penanganan. Bayi tersebut harus tetap mendapat perhatian, setidaknya mengkonsultasikan kelainan pada dokter. Setelah itu melakukan perawatan dan memberi perhatian lebih sesuai anjuran yang disarakan oleh dokter. Berbeda lagi jika alami oleh orang dewasa, jika sampai terasa sakit maka benjolan yang ada di perut itu harus segera mendapatkan tindakan yang tepat. Karena jika dibiarkan bertahun-tahun akan berbahaya bagi tubuh salah satunya terjadi obstruksi usus, yaitu kondisi usus yang pergerakannya terhambat. Pengobatan yang paling populer digunakan yaitu dengan menempuh jalan operasi bedah. 

Dengan dibedah, hernia dapat dimasukkan lagi ke dalam perut sekaligus menutup lubang. Selain itu, bedah ini sangata diperlukan untuk menghindari komplikasi penyakit khususnya pada orang dewasa yang kelainannya berkembang semakin membesar dan sakit.

Nah itu tadi sudah dijelaskan secara detail tentang apa itu henia umbilikalis, penyebabnya, lalu gejala-gejalanya, hingga pengobatan yang tepat ditempuh untuk menyembuhkan. Mulai sekarang kamu harus lebih peduli dengan kelainan ini. syukurlah jika keluarga dan orang-orang yang kamu cintai tidak mengalami. Namun kamu juga harus memberikan perhatian lebih kepada siapapun. Yang kamu lakukan jika menemui gejala hernia umbilikalis adalah jangan ragu untuk memberi informasi seperti yang telah dijelaskan di atas. Sekian artikel ini semoga bermanfaat.

Sumber: honestdocs.id

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*